INIJIE.com
INIJIE.com is a food and travelling blog, and sometimes I post my photography experience..
Informasi
Didirikan:
2004
Foto

2 albumLihat Semua

Makan-makan (Culinary)Diperbarui sekitar 9 bulan yang lalu
Jalan-jalan (Travelling)Dibuat sekitar 12 bulan yang lalu
Belum ada yang menambahkan foto penggemar.
Video

1 videoLihat Semua

1:31 Ditambahkan sekitar 12 bulan yang lalu
Belum ada yang menambahkan video penggemar.
 

Melirik jam tangan ku, satu setengah jam lagi aku sudah harus check in di Bandara Adi Sumarmo, Yogyakarta. Tapi kawanku Anto bersikeras mengajak ku ke Taman Sari. Istana Air katanya. Wow.. !

“20 menit aja ya To”, ancam ku *ga tau diri mode ON*. Was was soalnya hotel cukup jauh dari airport. Taman Sari ternyata adalah sebuah peninggalan sejarah dari abad ke 17, waktu itu masih dibawah pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I.

Sari artinya indah, atau juga bisa diartikan bunga *wah, yg punya nama Sari pasti ge er!* Jadi, Taman Sari kira2 artinya beautiful garden. Yang ternyata emang tenanan apik. Nyesel aku cuma punya waktu 20 menit.

Dulu, Taman Sari ini merupakan kolam pemandian kerajaan, tempat raja kongko2 sama keluarga, ada danau buatannya, jembatang gantung, kanal/terowongan bawah air dan dulu juga dijadikan sbg benteng pertahanan terakhir. Dulu pokok’e! Karena dominannya elemen air disana sini, tempat ini juga disebut Istana Air (water castle). Konektivitas antar bangunan menggunakan wifi eh.. sampan atau perahu

Taman Sari terbagi jadi 4 bagian besar. Karena mefetnya waktu, aku cuma sempet mampir ke bagian pertama atau bagian depan saja. Sayang sekarang sudah tinggal puing2nya.(...)
Read the rest of 20 Minutes at Taman Sari – Yogyakarta

Find my delicious writings on INIJIE.com

Libur t’lah tiba.. horee!! Nah, buat Initialers yang berkesempatan ke Yogyakarta buat liburan kali ini, INIJIE punya rekomendasi yang bisa jadi rujukan. Terutama buat yang demen minuman anget2 (udah musim ujan kan). Yes, they have Starbucks in town, but helloooow.. it’s Jogja !

Pas ke Jogja kemarin aku diculik *dengan ikhlas* oleh 3 konco-ku : Luch, Miss Ciloko dan Ndok. Destinasinya adalah Kaliurang, sebuah kota kecil yg berjarak 25 km dari pusat kota Yogyakarta. Naik mobil dengan kontur yang konsisten menanjak ditempuh selama kira2 1 jam dalam kegelapan malam.

Kaliurang itu berada di kaki Gunung Merapi (inget Mbah Marijan?). Disekitar sana banyak penginapan yg menampung para pelancong yg ingin menikmati pemandangan Merapi.

Makin menanjak, udara semakin dingin. Begitu buka pintu mobil, BRRR.. ancen uademmm. Apalagi bajuku tipis *bukan.. bukan tanktop kok* Perhentian kita di sekitar Taman Bermain Kaliurang. Nah, disekitar sana banyak penjaja kehangatan. Oops, bro en sis jangan ngeres dulu ya hehe..

Para Penjaja Kehangatan

Maksudnya menyediakan makanan hangat, seperti Wedang Ronde, Bakso, Soto .. ada Sate Kelinci juga. Karena hidungku mulai meler, aku latah pesen Ronde bareng ketiga sobatku.

Ronde-nya humble sekali, tapi aku suka! Isinya 3 biji bola ketan isi kacang, potongan roti, kolang kaling dan kacang tanah yang diguyur kuah jahe yang hangat. Uap hangat beraroma jahe langsung melambai-lambai, memanggil untuk untuk segera dinikmati dengan perantara sebuah sendok bebek stainless steel. Cukup merogoh kocek 2500 perak saja.

Ada juga Sate Kelinci yang cukup mengenyangkan, 10 tusuk plus lontong hanya 9.999 rupiah Rasanya mirip banget sama sate ayam. Tapi ukurannya masih kalah gede sama Sate Kelinci di Tretes, Jawa Timur. Gak tega makan hewan imut itu? Tenang, ada hidangan bakso hangat yang dibandrol 6 ribu perak per mangkuk.

Teh Poci Astomulyo

Yang tadi baru intermezzo aja. Kalo ke Kaliurang belum komplit kalo belum mampir ke warung Teh Poci. Di sana ada banyak warung teh poci, tapi yang paling terkenal adalah Warung Teh Poci Astomulyo.

Tempatnya kira2 cuma 50 meter dari warung Ronde tapi lokasinya nyelempit banget. Ga nyangka lho kalo warung ini populer. Aku juga makin syok abis liat interior warung yang sangat ’punk’. Seluruh dinding, sekat, meja dan tiang2 semuanya penuh corat coret semprotan cat pylox.

Ada sekitar 8 meja yang dilengkapi dengan kursi bambu. Hanya lampu pijar yang jadi sumber penerangan. Selembar menu dengan print yang sederhana disodorkan dan kita langsung pesen 2 poci teh, roti bakar keju ama roti bakar coklat.

Gak pake lama, Teh Poci terhidang diatas meja. Poci terbuat dari tembikar, begitupun dengan cangkir dan alasnya. Sungguh eksotis! Konon, Poci ini salah satu rahasia racikan teh enak. Bahkan poci-poci yang tertentu bisa ditawar jutaan rupiah.

(...)
Read the rest of Sepoci Kehangatan di Kaliurang

Find my delicious writings on INIJIE.com

Namaku Jie W. Kusumo, tapi teman-teman memanggilku Jiewa. Sudah ngeblog di INIJIE.com sejak .. humm.. 3 tahun lalu. Blogging sudah merubah hidupku, mulai dari sekedar ngetik-ngetik iseng soal food and travel, sekarang udah punya ratusan Initialers (loyal subscriber blog ini) dan jadi kontributor kolom food reviewer di salah satu majalah icip-icip.

Bermula dari blog gratisan hingga punya blog berbayar. Mulai foto-foto makanan cuma bermodal kamera HP butut, sekarang bisa punya kamera professional. Lalu, kenapa doyan nulis food and travel? Pertama, itu passion sejak masih bocah ingusan Kedua, pengen mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, ga cuma domestik.. tapi juga Internasional Keseriusan ku ngeblog dan foto terbayar tuntas dengan raihan Pesta Blogger Award 2009 *Thx God*

Terdengar sempurna? Tidak juga. Sebagai food and travel blogger, aku bergerak mobile. Setelah mereview dan foto-foto, inginnya sih langsung upload ke blog dan social network (biar eksis dong). Impiannya sih bisa seperti Anthony Bianco –blogger thetraveltart.com- yang bisa update blog real time, on the move kemanapun ia melangkah kaki.

Tapi nyatanya, tanpa piranti digital yang portable dan mumpuni, aku tak bisa melakukan itu. Problemnya? Laptopku yang sekarang bobotnya ampun deh beratnya, belum lagi mesti nenteng kamera. Pernah aku bawa pas lagi food review di sebuah cafe. Maunya sih abis foto langsung edit, ketik reviewnya dan publish. Walhasil malah repot sendiri karena dimensinya besar menuh-menuhin meja, batrenya juga cuma tahan sebentar jadi ribet pake charger dan cari colokan listrik.

(...)
Read the rest of 5 Alasan Untuk Memiliki Eee PC Seashell

Find my delicious writings on INIJIE.com
Lihat catatan lainnya