Catatan UNIVERSITAS NEGERI PADANG: UNP Wisuda Lulusan Terbesar
UNP Wisuda Lulusan Terbesar
Sabtu, 28/03/2009 17:06 WIB
padangmedia.com - PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (28/3) mewisuda 3.743 lulusannya di GOR UNP, Padang. Wisuda ini adalah yang ke 84 kalinya dan merupakan wisuda terbesar sejak diselenggarakan.
“Patut dicatat bahwa wisuda kali ini adalah paling besar selama yang telah diselenggarakan. Khusus lulusan Profesi Konselor dan Program Doktor Ilmu Pendidikan, lebih dua kali lipat dari mereka yang di wisuda pada kesempatan sebelumnya,” ujar Rektor UNP, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd.
Lulusan yang diwisuda terdiri dari Sarjana Pendidikan (1.316), Sarjana Non-Kependidikan (210 orang), Magister Pendidikan (181 orang), Magister Non-Kependidikan (46 orang), Akta IV (40 orang), gelar profesi berupa Konselor (46 orang) dan gelar vokasi yaitu Ahli Madya (164 orang), Ahli Muda (1.735 orang), serta Ilmu Doktor Pendidikan (5 orang).
Sementara itu, jumlah mahasiswa UNP yang diwisuda jika dirinci per fakultas yakni, Fakultas Ilmu Pendidikan 1.330 orang, Fakultas Bahasa Seni dan Sastra 266 orang, Fakultas MIPA 185, Fakultas Ilmu Sosial 146, Fakultas Ekonomi 178, Fakultas Teknik 410, Fakultas Ilmu Keolahragaan 996, Magister Manajemen 46 dan PPs 186.
Dalam sambutannya, Mawardi mengatakan, demokrasi dan pendidikan merupakan dua unsur yang selalu dirasakan dinamikanya di tengah-tengah masyarakat. Bila keduanya dikembangkan ke arah yang salah diiringi perilaku yang keliru, maka bukan kebahagian hidup yang dinamis yang akan dinikmati, melainkan kemunduran dan kerusakan.
Menurut Mawardi, pendidikan menghendaki terimplementasikannya konsep dan praktik yang memuliakan kemanusiaan manusia. Untuk menyebut kedua kata itu sangat mudah, tapi untuk menyusun konsepsi tentang demokrasi yang mendidik dan pendidikan yang demokratis tidaklah mudah. Lebih tidak mudah lagi adalah mempraktikkannya.
"Namun, sesulit apapun mempraktikkan sesuatu yang dianggap berharga dan perlu, apalagi untuk hal-hal yang menyangkut kemaslahatan kehidupan masyarakat luas, kita tidak boleh berhenti," ujarnya. (romi)
sumber : http://www.padangmedia.com /v2/?mod=berita&id=4135
padangmedia.com - PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (28/3) mewisuda 3.743 lulusannya di GOR UNP, Padang. Wisuda ini adalah yang ke 84 kalinya dan merupakan wisuda terbesar sejak diselenggarakan.
“Patut dicatat bahwa wisuda kali ini adalah paling besar selama yang telah diselenggarakan. Khusus lulusan Profesi Konselor dan Program Doktor Ilmu Pendidikan, lebih dua kali lipat dari mereka yang di wisuda pada kesempatan sebelumnya,” ujar Rektor UNP, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd.
Lulusan yang diwisuda terdiri dari Sarjana Pendidikan (1.316), Sarjana Non-Kependidikan (210 orang), Magister Pendidikan (181 orang), Magister Non-Kependidikan (46 orang), Akta IV (40 orang), gelar profesi berupa Konselor (46 orang) dan gelar vokasi yaitu Ahli Madya (164 orang), Ahli Muda (1.735 orang), serta Ilmu Doktor Pendidikan (5 orang).
Sementara itu, jumlah mahasiswa UNP yang diwisuda jika dirinci per fakultas yakni, Fakultas Ilmu Pendidikan 1.330 orang, Fakultas Bahasa Seni dan Sastra 266 orang, Fakultas MIPA 185, Fakultas Ilmu Sosial 146, Fakultas Ekonomi 178, Fakultas Teknik 410, Fakultas Ilmu Keolahragaan 996, Magister Manajemen 46 dan PPs 186.
Dalam sambutannya, Mawardi mengatakan, demokrasi dan pendidikan merupakan dua unsur yang selalu dirasakan dinamikanya di tengah-tengah masyarakat. Bila keduanya dikembangkan ke arah yang salah diiringi perilaku yang keliru, maka bukan kebahagian hidup yang dinamis yang akan dinikmati, melainkan kemunduran dan kerusakan.
Menurut Mawardi, pendidikan menghendaki terimplementasikannya konsep dan praktik yang memuliakan kemanusiaan manusia. Untuk menyebut kedua kata itu sangat mudah, tapi untuk menyusun konsepsi tentang demokrasi yang mendidik dan pendidikan yang demokratis tidaklah mudah. Lebih tidak mudah lagi adalah mempraktikkannya.
"Namun, sesulit apapun mempraktikkan sesuatu yang dianggap berharga dan perlu, apalagi untuk hal-hal yang menyangkut kemaslahatan kehidupan masyarakat luas, kita tidak boleh berhenti," ujarnya. (romi)
sumber : http://www.padangmedia.com

